jump to navigation

GUNUNG MERAPI November 6, 2010

Posted by dany :) in Uncategorized.
trackback

Siapa yg tak kenal gunung merapi,di setiap media kini lg hot2nya diberitakan,dan hal itu pula yg membuatku jd tertarik u/mempostingnya jg 🙂
Merapi…
Ketinggian 2.968 m (9.737 kaki)
Lokasi….
Lokasi Klalten, Boyolali, Magelang (Jawa Tengah), Sleman (DI Yogyakarta) Koordinat 7°32’30” LS 110°26’30” BT
Geologi….
Jenis stratovolcano
Letusan terakhir 2010
Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per2006) adalah gunung berapi di bagian tengah
Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di
Indonesia.Lereng sisi selatan berada
dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi
tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung
Merapi sejak tahun 2004.
Gunung ini sangat berbahaya karena menurut catatan modern mengalami erupsi (puncak
keaktifan) setiap dua sampai lima tahun sekali dan dikelilingi oleh pemukiman yang sangat padat.
Sejak tahun 1548, gunung ini sudah meletus sebanyak 68 kali. Kota Yogyakarta adalah kota besar terdekat, berjarak sekitar 27 km dari puncaknya, dan masih terdapat desa-desa di lerengnya sampai ketinggian 1700 m dan hanya 4 km jauhnya dari puncak. Gunung ini adalah salah satu dari enam belas gunung api dunia yang
termasuk dalam proyek Gunung Api Dekade Ini (Decade Volcanoes). Gunung Merapi adalah gunung termuda dalam rangkaian gunung berapi yang mengarah ke
selatan dari Gunung Ungaran. Gunung ini terletak di zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Puncak yang sekarang ini tidak ditumbuhi vegetasi karena
aktivitas vulkanik yang tumbuh di sisi barat daya puncak Gunung Batulawang yang lebih tua.
Letusan-letusan di daerah tersebut berlangsung sejak 400.000 tahun lalu (kala Pleistosen),dan sampai 10.000 tahun lalu tipe letusannya adalah efusif (leleran lava).
Setelah itu, letusannya juga bersifat eksplosif (ledakan), dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava.
Karakteristik letusan sejak 1953 adalah desakan lava ke puncak kawah disertai dengan keruntuhan
kubah lava secara periodik dan pembentukan awan panas. Kubah puncak yang ada sampai 2010 adalah hasil proses yang berlangsung sejak letusan gas 1969.
Dalam proyek kerja sama dengan Pusat Vulkanologi Indonesia (PVMBG), ahli geologi Pusat
Penelitian Kebumian di Potsdam, Jerman, mendeteksi adanya ruang raksasa di bawah Merapi berisi material seperti lumpur yang secara “signifikan menghambat gelombang getaran
gempa bumi”. Para ilmuwan memperkirakan material itu adalah
magma.Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan
yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali.
Dicuil dari wikipedia
semoga berguna :mrgreen:

%d blogger menyukai ini: