jump to navigation

bermain ke taman bunga kyai langgeng magelang Januari 16, 2014

Posted by dany :) in cerita.
Tags: , , , ,
comments closed

dany into desa buku Walau cuma beberapa hari dirumah,begitu tiba,saya langsung di todong oleh my wife (bukan wifi lo ya… 😆 ) untuk sekedar jalan-jalan atau refreshing bersama si bungsu.Rupanya ini dijadikan pengobat rasa kecewa,karena nggak jadi main ke pantai depok parang tritis yogyakarta bersama pakdenya ih..ih… 😛 (Biasanya,disana makan2 ikan  laut rame2)
Pikir punya pikir,mau saya ajak aja ke candi Borobudur……eh,ternyata tidak mau 👿  la mau ngapain di sanaaa….katanya.Padahal makudnya kan biar deket asal ngirit he…he..he.. 😆
Akhirnya,kami sepakat untuk ke TB Kyai langgeng magelang.Walau sudah beberapa kali kesana,ternyata tidak mboseni tempatnya.
danydeketpatungBerangkat dari Muntilan jam 9’30 wib ternyata sampai disana masih sepi.Kepagian rupanya 🙂 .Nggak papa,mumpung pagi,udara belum terasa panas dan masih nyaman di badan.
Di sini,sebenarnya sangat bagus untuk anak-anak.Banyak area tempat bermain,juga bisa melatih fisik karena tempatnya yang lumayan luas.Memperkanalkan berbagai hewan,walau ada yang cuma patung,tapi yang asli juga ada (tapi nggak banyak)
danydino jozzSyukur saja,anak saya tidak mengeluh kecapek an,padahal lumayan naik turun xixixi…. 😆  saya sendiri merasa “kiyu” alias pegel di kaki sebenarnya :mrgreen:
Istirahat sejenak untuk makan siang,terus sholat dhuhur dan dilanjut jalan-jalan lagi.Pokoknya,sebelum anak saya ngeluh capek,lanjut aja ha..ha..ha… 😆
Sekitar jam 2 siang,akhirnya nyerah juga :mrgreen: dan mengajak pulang.
Oke mas bro…empun riyen ceritanipun,monggo ingkang pingin dolan teng tb kyai langgeng,ndang mriko mawon.Dalanipun gampil kok,menawi saking arah Muntilan utawi Jogja,ngantos lampu merah new armada belok kiri,teruuuuu….sss….ikuti mawon plang  ingkang teng nginggil dalan,mangkih lak nyampe.

Iklan

melintas di jembatan srowol,eh bisa bergoyang,asli bikin deg degan :( November 9, 2012

Posted by dany :) in cerita.
Tags: , , , , ,
comments closed

Bagi masyarakat/penduduk magelang atau muntilan dan sekitarnya,tentu sudah tidak asing lagi dengan yg namanya jembatan srowol.
Jembatan ini menjadi salah satu jembatan yg jg ikut ambrol tergerus pasir dan batu dari lahar dingin gunung merapi.
Padahal…jembatan ini merupakan jalan pintas bagi masyarakat sekitar,jika ingin ke barat atau sebaliknya,sehingga tak perlu memutar lewat kota muntilan.
Di pagi hari,udaranya sangat sejuk dan dingin.Bahkan terkadang kabut tipis (tp kadang agak tebal),menyelimuti area jembatan dan persawahan di sekitarnya.
Tidak seperti dulu yg sudah di aspal,pasca lahar dingin gunung merapi,kini jembatan srowol telah dibangun kembali dengan menggunakan kanal2 (C) besi yg diperkuat dg seling baja.Sementara alasnya menggunakan plat besi selabar kurang lebih 3 meteran.Cukup u/dua motor.Panjang jembatan yg dulu mungkin sekitar 15 meteran,kini telah menjadi 60 meteran.

Saat melintas di pagi hari,dasar jembatan selalu basah.Ini mungkin disebabkan oleh embun yg tak bisa terserap oleh besi.Jadi u/para biker mohon hati2 sajalah 😉
Namun sebenarnya ada hal yg musti lebih diketahui oleh para biker saat melintas di atas jembatan,yaitu ketika trafic sangat padat.Jembatan jadi bergoyang mas bro… 😯
Saya pribadi pernah mengalaminya,saat di tengah2 jembatan lg.. 👿
jantung benar2 serasa mau copot,apalagi kaki saya sedikit jinjit dlm menahan motor 😈
Tapi jembatan srowol tetaplah sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,dan orang2 yg malas memutar lewat kota muntilan.

#mpunrien :mrgreen:

MAGELANG MASIH GELAP OI… November 4, 2010

Posted by dany :) in cerita.
Tags: , ,
comments closed

OKEZONE – Aliran listrik di wilayah
Kabupaten Magelang hingga malam ini masih
mati menyusul hujan abu yang terus
mengguyur. Suasana kota di wilayah ini pun
semakin mencekam.
Manager PLN APJ Magelang Purwadi
mengatakan pihaknya sengaja mematikan
sebanyak 15 travo yang berada di kawasan
rawan bencana (KRB) III karena hujan abu
vulkanik. Pemutusan aliran listrik itu dilakukan
daripada terjadi konsleting sehingga
menyebabkan kerugian dan dampak yang lebih
besar lagi.
Meski listrik mati sudah terjadi sejak pagi hari
tadi hingga malam ini namun belum dipastikan
waktu dihidupkanya kembali. Sebab, hal itu
tergantung berhentinya hujan abu vulkanik.
Dampak pemutusan aliran listrik terjadi wilayah
Kecamatan Srumbung, Sawangan, Dukun dan
Muntilan. “Abu vulkanik yang masuk ke travo ini
dapat merusak apabila aliran listrik tidak
dimatikan,” katanya.
Semoga segera terhenti hujan abunya,dan listrik segera menyala kembali… 🙂